Media Pembelajaran Al-Qur'an Hadits MI

Nama : Ririn Erlina
Mata Kuliah : Al-Qur'an Hadits MI

Media Pembelajaran Al-Qur'an Hadits MI
A. Pengertian Media Pembelajaran

    Menurut Depdiknas (2003) istilah media berasal dari bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari “medium” yang secara harafiah berarti perantara atau pengantar.
    Djamarah dan Aswan (2002: 136) mendefinisikan media sebagai alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran.

B. Jenis dan Macam-Macam Media dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadist MI
    Media atau alat pendidikan meliputi 2 macam yaitu:
1. Perbuatan pendidik (biasa disebut software atau immaterial); mencakup nasehat, teladan, larangan, perintah, pujian, teguran, ancaman dan hukuman.
2. Benda sebagai alat bantu (bisa disebut hardware atau material); mencakup meja kursi belajar, papan tulis, penghapus, kapur tulis, buku, peta, OHP, dan sebagainya (M. Ramli, 2012; 1).

Terdapat berbagai jenis media belajar yang bisa digunakan dalam pembelajaran al-Qur’an dan Hadits MI, diantaranya:
1. Dilihat dari sifatnya, terbagi menjadi:
a. Media auditif: hanya dapat didengar saja, atau media yang hanya memiliki unsur suara, seperti radio, kaset, dan rekaman suara.
b. Media visual: hanya dapat dilihat saja, tidak mengandung unsur suara. Seperti film slide, foto, transparansi, lukisan, gambar.
c. Media audiovisual: media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang bisa dilihat, misalnya rekaman video, berbagai ukuran film, slidesuara, VCD, internet. Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan lebih menarik, sebab mengandung kedua jenis media baik auditif dan juga visual.

2. Dilihat dari kemampuan jangkauannya, terbagi menjadi:
a. Media yang memiliki daya liput yang luas dan serentak seperti radio dan televisi.
b. Media yang mempunyai daya liput yang terbatas oleh ruang dan waktu seperti film, video dan yang sejenisnya.

3. Dilihat dari teknik pemakaiannya, terbagi menjadi:
a. Media yang diproyeksikan seperti film, film strip, transparansi, dan lain sebagainya. Jenis media ini memerlukan alat proyeksi khusus seperti film projector, OHP dan in focus. Tanpa
dukungan alat proyeksi semacam ini, maka media ini tidak akan berfungsi.
b. Media yang tidak diproyeksikan seperti gambar, foto, lukisan dan lain sebagainya.

C. Langkah Penyiapan Media Pembelajaran Al-Qur’an Hadist MI 
1. Media Visual
a. Media Gambar Diam
• Membuat rencana pembelajaran dan penentuan media (media gambar diam)
• Mempelajari materi yang akan disampaikan. Contoh: gambar,karikatur.
• Menyiapkan segala peralatan atau media yang akan digunakan, sehingga pada saatnya tidak terburu-buru sehingga penyampaian dapat dilakukan dengan baik.
• Menjelaskan kepada siswa tujuan yang akan dicapai.
• Menyiapkan peserta didik kemudian menjelaskan kepada peserta didik apa yang harus mereka lakukan pada saat pembelajaran.
• Setelah persiapan selesai, baru memulai pembelajaran.
• Menjelasakan setiap bagian-bagian dari media.
• Setelah penyampaian materi selesai, guru bersama siswa secara bersama mengulas kembali materi yang telah dipelajari bersama kemudian menyimpulkan.

b. Media Papan
• Membuat rencana pembelajaran dan penentuan media (papan).
• Mempelajari bahan/materi yang akan disampaikan.
• Menyiapkan segala sesuataunya, sehingga pada saatnya tidak terburu-buru sehingga penyampaian materi dapat dilakukan dengan maksimal.
• Menjelaskan kepada siswa tujuan yang akan dicapai.
• Menyiapkan siswa kemudian menjelaskan kepada siswa apa yang harus mereka lakukan pada saat pembelajaran.
• Setelah segala persiapan selesai baik dari siswa, media, bahan dan guru. Barulah guru memulai pelajaran.
• Menjelaskan setiap bagian media atau menggunakan media untuk meyakinkan peserta didik tentang apa yang guru sampaikan sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan guru.
• Setelah penyampaian materi selesai, guru bersama siswa secara bersama mengulas kembali materi yang telah dipelajari bersama kemudian menyimpulkan.

c. Media Proyeksi
• Memahami materi/bahan yang akan dipelajari.
• Membuat slide atau film yang akan digunakan sebagai media pembelajaran, sebaiknya media proyeksi dapat dilihat dengan jelas oleh seluruh siswa.
• Menyiapkan proses belajar mengajar.
• Mencoba dan memastikan media berjalan dengan baik.
• Menyiapkan siswa kemudian menjelaskan kepada siswa apa yang harus mereka lakukan pada saat pembelajaran.
• Setelah segala persiapan selesai baik dari siswa, media, bahan dan guru. Barulah guru memulai pelajaran.
• Mulai menggunakan media
• Setelah penyampaian materi selesai, guru bersama siswa secara bersama mengulas kembali materi yang telah dipelajari bersama kemudian menyimpulkan.

2. Media Audio
• Guru memahami materi /bahan ajar yang akan disampaikan.
• Guru memilih media yang sesuai dengan materi/bahan ajar.
• Guru membuat media dengan cara merekam pada type recorder atau merekam percakapan, sebaiknya dalam membuat media audio, media harus dapat didengar oleh seluruh siswa namun tidak terlalu keras
• Menyiapkan proses belajar mengajar.
• Mencoba dan memastikan media berjalan sesuai dengan harapan.
• Menyiapkan siswa kemudian menjelaskan kepada siswa apa yang harus mereka lakukan pada saat pembelajaran
• Setelah segala persiapan selesai baik dari siswa, media, bahan dan guru. Barulah guru memulai pelajaran.
• Guru mulai menggunakan media sambil mengawasi jalanya media.
• Setelah penyampaian materi selesai, guru bersama siswa secara bersama mengulas kembali materi yang telah dipelajari bersama kemudian menyimpulkan.

3. Media Audio Visual
• Guru memahami materi/bahan ajar yang akan disampaikan.
• Guru memilih media yang akan digunakan, Misalnya vidio.
• Guru membuat media yang sesuai dengan materi, media ini hendaknya memiliki suara yang dapat didengar oleh seluruh siswa dan gambar yang dapat dilihat oleh seluruh siswa.
• Menyiapkan proses belajar.
• Memastikan media berjalan sesuai dengan harapan
• Menyiapkan siswa kemudian menjelaskan kepada siswa apa yang harus mereka lakukan pada saat pembelajaran.
• Setelah segala persiapan selesai, barulah guru memulai pelajaran.
• Guru mulai menggunkan media.
• Setelah penyampaian materi selesai, guru bersama siswa secara bersama mengulas kembali materi yang telah dipelajari bersama kemudian menyimpulkan.

4. Media Asli dan Orang

• Guru memahami materi/bahan ajar yang akan disampaikan.
• Guru memilih media yang akan dipakai, guru dapat menggunakan dirinya sendiri sebagai media atau meminta bantuan siswa.
• Menyiapkan proses belajar.
• Menyiapkan siswa kemudian menjelaskan apa yang harus mereka lakukan pada saat pembelajaran.
• Setelah segala persiapan selesai, barulah guru memulai pelajaran.
• Guru mulai menggunakan media.
• Setelah penyampaian materi selesai, guru bersama siswa secara bersama mengulas kembali materi yang telah dipelajari bersama kemudian menyimpulkan.

D. Manfaat Penggunaan Media Pembelajaran
• Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa, dan memungkinkan siswa untuk menguasai tujuan pengajaran yang lebih baik.
• Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga dalam memberikan materi pelajaran.
• Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan keterangan guru, tetapi juga melakukan aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan.
• Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapatmenumbuhkan motivasi belajar.
• Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalitas.
• Mengatasi keterbatasan ruang waktu dan daya indera seperti: terlalu besar, terlalu kecil, gerak terlalu lambat, gerak terlalu cepat, peristiwa masa lalu, kompleks, dan konsep yang terlalu luas (Darwyn Syah, 2007; 125 – 126).



____________________________________________________

Komentar